Perkuat Sinergi Ekonomi ASEAN Melalui Peluncuran Selangor International Business Summit (SIBS)

Tim Kerja Penanaman Modal

9 July 2026
48
OSS, Perizinan Berusaha, PBBR
The Selangor International Business Summit (SIBS)

Pemerintah Negara Bagian Selangor, Malaysia, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung, Indonesia, hari ini (09/07/2026) secara resmi membuka gelaran acara The Selangor International Business Summit (SIBS) yang berlangsung di Hotel Pullman Grand Central, Kota Bandung.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dilanjutkan dengan sambutan dari Anggota Dewan Eksekutif Negeri (EXCO) Selangor kaitan Investasi, Perdagangan, dan Mobilitas, YB Mr. Ng Sze Han. Keduanya menekankan soal pentingnya kolaborasi sub-regional dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif di kawasan ASEAN.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Erwan Setiawan dilanjutkan dengan Menteri Besar Selangor, YAB Dato' Seri Amirudin bin Shari, memberikan pidato khusus kaitan komitmen kerjasama dan menyatakan keterbukaan terhadap upaya untuk mendorong iklim investasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian peluncuran Selangor International Business Summit @ ASEAN 2026. Momentum ini menegaskan bahwa komitmen kedua belah pihak, dalam hal ini Selangor dengan Jawa Barat untuk menjadi koridor sebagai motor penggerak ekonomi yang kompetitif di Asia Tenggara.

Kemitraan strategis ini mencakup kolaborasi di berbagai sektor krusial melalui kerja sama pihak-pihak berikut:

• Pembangunan Nasional: Kerja sama WBS & BAPPENAS dalam perencanaan pembangunan berwawasan global.
• Tenaga Kerja & Kompetensi: Kolaborasi AFWC & KADIN Jawa Barat untuk menyiapkan standar kompetensi pekerja masa depan.
• Pariwisata & Penerbangan: Kerja sama Tourism Selangor & Batik Air Bandung untuk ekspansi rute penerbangan dan promosi wisata.
• Akademis & Wisata: Kemitraan strategis antara Tourism Selangor, UNISEL, dan ITB di bidang akademis dan pengembangan wisata.
• Pelayanan Perawatan (Caregiver): Aliansi CAIG dengan Wanita Berdaya Selangor, LPK Darmawan, dan PT Rukun Sahabat Senior untuk pelatihan profesional caregiver.
• Teknologi & Semikonduktor: Langkah awal kolaborasi inovasi desain cip antara GreatAsic Technology dan ICDeC.

Pada sesi selanjutnya, delegasi disajikan ekspose terkait proyek investasi potensial di Jawa Barat oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, Bapak Dedi Taufik dilanjut dengan pemaparan dari Bapak Helmy Yahya selaku Kepala Badan Pengelola Kawasan Metropolitan Rebana.

Sementara itu, YBHG. Mej (K) Dato' Ts. Saipolyazan M Yusop (GCEO Menteri Besar Selangor Incorporated) memaparkan keunggulan dari sisi daerah Selangor sebagai mitra regional utama bagi pelaku usaha Indonesia.

Acara berlanjut pada sesi diskusi. Diskusi Panel pertama bertema "Beyond Borders – Deepening the Malaysia-Indonesia p yg Supply Chain" dimoderatori oleh mantan Wakil Menteri MITI Malaysia, Dr. Ong Kian Ming. Sesi ini menghadirkan pembicara terkemuka seperti Danial Liew (Worldwide Environment Division), Thomas Lim (Tomcare Resources), dan Donald Situmorang (Schneider Electric Indonesia) yang membahas mengenai integrasi logistik dan keberlanjutan. Sesi perbankan khusus dari CIMB Niaga dan Bank Jawa Barat (BJB) turut melengkapi strategi kemudahan berusaha di Indonesia.

Pertemuan strategis ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua wilayah antara Indonesia dengan Malaysia guna memperdalam integrasi ekonomi, memperkuat rantai investasi, serta mempersiapkan tenaga kerja ASEAN khususnya Indonesia dan Malaysia dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.(MinRF)