Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung melaporkan perkembangan realisasi investasi periode Triwulan I hingga III (Januari–September) Tahun 2026 berhasil menyentuh 9,47 triliun.
Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) setelah melalui proses pembersihan data (data cleansing) dari anomali data investasi yang tidak relevan, total realisasi investasi Kota Bandung hingga triwulan ketiga tahun 2026 tercatat mencapai Rp9.477.646.762.955 (Rp9,47 triliun) yang mencakup 32.200 proyek.
Pencapaian Target Triwulan dan Penyerapan Tenaga Kerja
Berdasarkan data rincian kegiatan penanaman modal sepanjang tahun 2026:
Pencapaian Target Triwulan I–III: Realisasi investasi sebesar Rp9,47 triliun ini berhasil mencapai 175,51% dari target periode Triwulan I–III sebesar Rp5,4 triliun.
Pencapaian Target Tahunan: Dari total target investasi Kota Bandung Tahun 2026 sebesar Rp11,36 triliun, realisasi hingga triwulan ketiga ini telah mencapai 83,41%.
Penyerapan Tenaga Kerja: Jumlah tambahan tenaga kerja pada Triwulan I-III Tahun 2026 yang dilaporkan sebanyak 36.799 orang tenaga kerja.
Di tingkat Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung menempati urutan ke-6 dalam hal nilai realisasi investasi dengan kontribusi sebesar 4,14% dari total investasi se-Jawa Barat yang mencapai Rp229,09 triliun. Adapun dari sisi jumlah proyek (LKPM) yang dilaporkan, Kota Bandung menduduki peringkat ke-2 terbanyak di Jawa Barat (32.200 proyek), serta peringkat ke-3 dalam hal penyerapan tenaga kerja terbanyak.
PMDN Dominasi Investasi Kota Bandung
Investasi dalam negeri masih mendominasi penguatan ekonomi Kota Bandung. Dari total investasi akumulatif periode Januari–September 2026:
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Berkontribusi dominan sebesar 86,24% atau menyumbang Rp8.173.899.558.448,- dari 29.519 LKPM.
Penanaman Modal Asing (PMA): Menopang sebesar 13,76% atau Rp1.303.747.204.507,- dari 2.681 LKPM.
5 Sektor Usaha Terbesar
5 Sektor penyumbang investasi terbesar di Kota Bandung selama triwulan I–III 2026 meliputi:
Real Estat
Industri Pengolahan
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
Negara Asal Investasi Terbesar
Capaian Investasi Kota Bandung turut disokong oleh penanaman modal dari berbagai negara. Kontribusi 5 Negara Terbesar pada Triwulan I - III Tahun 2026 diperoleh dari negara Indonesia, Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Jerman.
Dengan pertumbuhan dinamis di berbagai sektor unggulan dan tingginya penyerapan tenaga kerja, serta partisipasi modal domestik dan mancanegara, optimisme mengiringi langkah Kota Bandung untuk mencapai target investasi tahun 2026, dan menjadikan Kota Bandung menjadi salah satu destinasi investasi yang tidak hanya nyaman dan prospektif, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (MinRN)