Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung menggelar kegiatan Pembinaan Pegawai yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal, Selasa (31/03/2026).
Acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi momentum meningkatkan motivasi bagi seluruh pegawai DPMPTSP Kota Bandung setelah Idul Fitri.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris DPMPTSP M. Yusuf Hidayat menjelaskan terkait kewajiban pegawai dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Negara (LHKAN) dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Selain itu, Yusuf juga mengingatkan pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Eric M. Atthauriq dalam sambutannya menyampaikan bahwa ASN, baik PNS maupun PPPK wajib meng-upgrade dan meng-update diri sendiri. “Kita para ASN wajid meng-upgrade dan meng-update diri sendiri, silakan bisa menggunakan jalur formal atau atau informal. Formal dengan mengikuti pelatihan, bimtek ataupun juga melalui jenjang S1, S2, S3 dan lain sebagainya. Informal, bisa melalui kanal-kanal resmi yang bisa meng-upgrade dan meng-update diri kita, atau dengan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan rekan sejawat yang lebih mengetahui dibandingkan kita,” sampai Eric.
Eric juga meminta para pegawai untuk mencermati perkembangan geopolitik saat ini. “Tupoksi kita selain PTSP, berkaitan dengan penanaman modal, yang tentu saja berpengaruh terhadap aktivitas global, regional serta lokal,” ujar Eric.
Menurut Eric, geopolitik yang perlu dicermati, salah satunya dampak-dampak berkaitan dengan perekonomian. “Jadi saya hari ini terus mengingatkan tentang isu geopolitik dan pencapaian LPE, karena berkaitan erat dengan tanggung jawab kita semua,” tegas Eric.
“DPMPTSP harus menjadi garda paling depan dalam hal pelayanan publik, dalam hal peningkatan investasi, dalam hal peningkatan laju pertumbuhan ekonomi,” pungkas Eric.
Kegiatan pembinaan pegawai ditutup dengan halalbihalal. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi fondasi utama DPMPTSP Kota Bandung dalam menjaga iklim investasi dan menghadirkan kemudahan berusaha bagi investor dan masyarakat, demi mewujudkan Bandung yang Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, Agamis. (MinRN)